Dark Specialist D's Note Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2019

Metode Pemasangan Angkur Kimia (Chemical Anchor)

lanjutan dari  Angkur Chemical anchor adalah pemasangan anchor dengan menggunakan zat kimia  untuk menambah kekuatan daya tempel anchor pada bidang agar tidak mudah  lepas dan kuat, selain itu penambahan chemical pada anchor, anchor akan  mempunyai dayan tahan pada kondisi berair dan sejenisnya. Cara pemasangan chemical anchor sangat sederhana, yaitu dengan melakukan pengeboran awal pada bidang yang akan dipasang chemical angkur, ukuran lubang dinding disesuaikan dengan anchor yang akan dipasang. kemudian lubang yang telah  dibor dibersihkan menggunakan sikat agar debu-debu yang tersisa dari pengeboran menghilang, tujuan pembersihan lubang ini yaitu agar chemical  angkur akan benar-benar menempel dengan bidang. setelah pembersihan  lubang diinjeksikan chemical menggunakan gun (diharapkan penijeksian  chemical merata pada dinding lubang). setelah peninjeksian selesai lalu masukkan anchor yang akan dipasang pada lubang yang telah terdapat chemical. Pemasangan  angkur biasanya

Metode Pemasangan Angkur Tanam

lanjutan dari Angkur source: adiruhyat93.blogspot.com

Metode Pemasangan Angkur Dynabolt

lanjutan dari  Angkur Dynabolt atau sering juga disebut dengan anchor, sebagian orang juga sering menyebut dengan istilah baut tanam yang merupakan suatu komponen yang memiliki selongsong silinder dan akan mengembang ketika baut di kencangkan, biasa digunakan untuk menyatukan dua element yang berada pada suatu bangunan, sebagai contohnya adalah instalasi pengencangan objek ke beton, batu, dan material lainnya. Berbeda dengan paku atau mur baut, dynabolt punya sistem yang selalu berbeda. Perbedaan Dynabolt dengan mur baut biasa yaitu ada pada salah satu element yang berfungsi sebagai silinder dan punya bentuk seperti selongsong peluru namun bisa membesar, mekar atau mengembang ketika baut sudah dikencangkan. Berbeda dengan mur yang bentuknya selalu tetap meskipun sudah dikencangkan. Selain itu silinder yang berfungsi sebagai mur ini selalu ditanamkan pada suatu media misalnya dinding, beton dan lain-lain. Dari sinilah asal muasal sebutan baut tanam untuk memberi nama alternative

Angkur

Pengertian Angkur Angkur (anchor) atau dikenal juga dengan dynabolt merupakan suatu material yang dipakai untuk menyatukan dua elemen pada sebuah bangunan. Lain dengan mur baut atau paku, dynabolt mempunyai sistem yang berbeda karena tipe serta jenisnya pun bermacam-macam. Karena angkur dynabolt terdiri atas dua komponen, seperti mur dan baut, tak sedikit yang menyebutnya dengan baut tanam. Angkur baja yang kerap dijumpai adalah type L, biasanya dipasang pada tiang lampu jalan dan tiang lainnya sebagai pengikat atau fondasi. Ukurannya mulai dari M10, M12, M116, M119, M20, M24 hingga M34. Finishingnya pun berbeda-beda, ada finishing mentah, electro peltting, galvanis hotdip dan galvanis biasa. Angkur yang mulai diproduksi pada tahun 1960-an itu memiliki tiga elemen utama. Baut berulir yang berbentuk mirip dengan mur, tapi agak lancip seperti paku, selongsong silinder dan ring atau cincin sebagai penahan. Perbedaan angkur beton, angkur baja dan angkur besi dengan mur baut biasa

Penamaan dan Spesifikasi baut

Cara Penamaan Fastener Penamaan Material – Nama Item – Diameterx Pitch x Panjang Panjang Head Above Surface                    Countersunk Head                              Oval Head Diameter A 1/2" washer fitsa 1/2" diameter fastener A 1/2"-13 nut fitsa 1/2"-13 fastener Thread Pitch / Jarak Antara Drat Inch Fasteners ->Dalam 1” ada berapa ulir.               Mili Fasteners -> Jarak antara ulir (dalam mm)           Ada 6 ulir   Material – Nama Item – Diameter x Pitch x Panjang Contoh 1 : SS304 Hex Bolt M8 x1.25 x 90 Contoh 2 : SS304 Hex Bolt 1/4“- 6 x ½" Thread Pitch Ukuran Kunci Pas dengan Diameter Badan Penggunaan Material Jenis material yang berbeda memiliki kekuatan dan resistence yang berbeda. Jadi pemilihan material tergantung penggunaan baut. Strength/Kekuatan Resistance • Alloy steel / baja memiliki kepadatan yang tingg

Mur dan Baut (Nut and Bolt)

Baut adalah sebuah alat sambung dengan menggunakan besi batang bulat dan berulir, salah satu dari sisinya mempunyai bentuk kepala baut ( untuk standar umum berbentuk segi enam) dan ujungnya di pasang mur / pengunci untuk mengunci baut tersebut dengan cara mengubah torsi (torque) menjadi gaya linear. Untuk pemakaiannya baut digunakan untuk membuat sebuah kontruksi dapat tersambung dengan sambungan tetap, sambungan bergerak dan sambungan sementara yang dapat kita rubah, dibongkar atau dilepas. Untuk bentuk uliran dari batang baut tersebut umumnya berbentuk segi tiga, hal tersebut disesuaikan dengan penggunaannya yaitu untuk pengikat. sedangkan untuk ulir yang berbentuk segi empat digunakan untuk baut penggerak, contoh pengaplikasiannya yaitu dongkrak atau alat-alat permesinan. Baut terbuat dari bahan baja lunak, baja paduan, baja tahan karat ataupun kuningan. Dapat pula baut dibuat dari bahan logam atau paduan logam lainnya untuk keperluan khusus. Mur adalah sebuah alat meka