Dark Specialist D's Note Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kimia

Proses Fiberglass

Material Fiberglass adalah salah satu jenis bahan fiber komposit yang memiliki keunggulan yaitu kuat namun tetap ringan. Walaupun tidak sekaku dan seringan bahan carbon fiber, fiberglass lebih ulet dan relatif lebih murah di pasaran. Fiberglass biasa digunakan untuk bahan pembuatan pesawat terbang, perahu, bodi atau interior mobil, perlengkapan kamar mandi, kolam renang, septic tank, tangki air, atap, perpipaan, dinding isolator, papan selancar, tong sampah dan lain-lain. Material komposit itu sendiri adalah material yang terdiri dari dua komponen yaitu penguat (reinforcement) berupa serat dan pengikat (matrix) berupa plastik, sehingga menghasilkan kombinasi sifat yang kaku, kuat dan ringan (Untuk mempelajari material komposit secara umum, baca disini). Pada komposit fiberglass, komponen penguat tersebut adalah serat kaca. Kaca pada umumnya memiliki sifat yang mudah retak dan pecah, hal tersebut diakibatkan karena kekerasan permukaan kaca yang terlalu tinggi, sehingga memudahk

Resin untuk Cat

Lanjutan dari Definisi, Komposisi, dan Proses Pengeringan Cat Dalam proses pembuatan cat, pada garis besarnya disusun oleh 2 macam bahan : bahan baku dan bahan bantu ( additive ). Resin merupakan salah satu bahan baku pada proses pembuatan cat. Ketika diaplikasikan ke dalam formulasi sebuah cat, resin disebut juga sebagai binder. Sebab memiliki fungsi untuk merekatkan komponen di dalam komposisi dan melekatkan keseluruhan bahan pada permukaan suatu bahan, dengan membentuk suatu lapisan atau film. Resin pada umumnya merupakan sebuah senyawa dengan rantai sangat panjang atau polymer, dimana pada suhu ruangan umumnya berbentuk cair, dengan sifat yang lengket dan kental. Berdasarkan polimer penyusunnya, ada begitu banyak jenis resin yang digunakan dalam komposisi sebuah cat, antara lain : - Natural Oil - Alkyd resin - Nitro Cellulose resin - Polyester resin - Melamine resin - Acrylic resin - Epoxy resin - Polyurethane resin - Silicone resin - Fluorocarbon

Jenis Resin dan Campuran Katalist

Resin merupakan komponen penting dalam komposit. Dua jenis dari resin adalah termoplastik dan termoset. Sebuah resin termoplastik berbentuk padat pada suhu kamar. Meleleh ketika dipanaskan dan mengeras bila didinginkan. Rantai polimer pada termoplastik secara kimia tidak mengalami cross link. Karena termoplastik tidak mengalami curing secara permanen, maka ia tidak digunakan untuk aplikasi struktural. Sebaliknya, resin termoset dapat mengalami curing secara permanen dengan membentuk cross link pada temperatur tinggi. Karakteristik ini membuat komposit resin termoset sangat diinginkan untuk aplikasi struktural Ada tiga tipe utama Resin yang paling umum digunakan saat ini yaitu Epoxy, Vinylester, Polyester Resin. Masing-masing tipe resin ini memiliki karakteristik dan nilai yang berbeda. Semua resin dan pengeras memiliki kelebihan, kekurangan dan tingkat keamanan masing-masing dalam penggunaan. 1. Resin Epoxy Resin Epoxy adalah jenis resin yang paling tinggi nilai dan kualitas

Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) untuk Pipa

Fiberglass pipe bisa jenis FRP (Fiberglass-Reinforced Plastic) atau RTP (Reinforced Thermoplastic Pipe) FRP merupakan sebuah bahan komposit (biasanya dari epoxy/polyester resin) yang dibentuk pipa. Spek standarnya sendiri ada di API Spec 15LR (Untuk Low Pressure) dan 15HR (Untuk High Pressure). Sedangkan RTP merupakan pipa plastik (Biasanya polietilen) yang dibalut dengan menggunakan Fiber dengan spesifikasi API RP 15S. FRP Fiberglass Reinforced Plastic adalah material yang sangat baik untuk digunakan dalam berbagai produk dari bahan komposit relatif modern yang terdiri dari berbagai komponen material Fiber. FRP diperkenalkan pertama kali oleh Industri Permainan Russel pada tahun 1983. Serat Fiber yang sangat halus dengan diameter kecil yag dianyam membentuk helaian kain fleksibel yang bernama Chopped Strand Mat dan Woven Roving. Serat ini ditempatkan dalam cetakan untuk kemudian diberi cairan Resin Polyester yang telah dicampur dengan Catalyst. Pencampuran Resin Polyester d

Cat Berdasarkan Fungsinya dan Hasil Akhir

Lanjutan dari Cat Dalam konteks jenis dan fungsi cat untuk konstruksi bangunan, cat memiliki banyak fungsi penting. Diantaranya adalah: –     Sebagai outer atau skin dinding ruangan sehingga dinding tidak gampang berlumut. –     Memberikan warna pada ruangan yang merupakan identitas karakter pemiliknya. –     Memberikan sentuhan estetis khususnya ketika kombinasi warna tersebut cocok sehingga meningkatkan sisi keindahan dari ruangan tersebut. Ada banyak sekali jenis – jenis dan fungsi cat untuk konstruksi bangunan. Berdasarkan fungsinya  yaitu: 1. Cat Alkyd Syntetic Jenis cat ini memiliki karakter yang cukup kuat, yaitu identik dengan glossy-nya dan biasa dipakai untuk mewarnai bagian interior dan eksterior ruangan. Kelebihannya sendiri ialah: - Tahan lama - Kuat untuk segala macam cuaca - Bebas jamur - Bisa dipulaskan pada kayu maupun besi. 2. Cat Emulsi Styrene Acrylic Jenis cat yang kedua yang cukup diminati adalah cat emulsi styrene acrlylic. Cat

Pigment dan Solvent

Lanjutan dari Cat PIGMENT Pigmen atau zat warna adalah zat yang mengubah warna cahaya tampaksebagai akibat proses absorpsi selektif terhadap panjang gelombang pada kisaran tertentu. Pigmen tidak menghasilkan warna tertentu sehingga berbeda dari zat-zat pendar (luminescence). Molekul pigmen menyerap energi pada panjang gelombang tertentu sehingga memantulkan pajang gelombang tampak lainnya, sedangkan zat pendar memancarkan cahaya karena reaksi kimia tertentu. Berdasarkan fungsinya, pigment dibagi menjadi: • Pigment warna , berfungsi menambah warna dan memberikan daya tutup • Pigment terang , berfungsi menambah warna-warni metalik pada cat • Pigment extender, berfungsi menambah kekuatan cat pd bodi, menghasilkan viscositas dan mencegah pengendapan • Pigment flatting , digunakan untuk mengurangi kilap, terutama pada cat jenis doof. Sifat yang dimiliki pigment antara lain: • Mass Color/Mass Tone , menunjukkan warna dari pigmen yang digunakan dalam kekuatan penuh (

Definisi, Komposisi, dan Proses Pengeringan Cat

Cat adalah produk yang digunakan untuk melindungi dan memperindah (protective & decorative) suatu objek atau permukaan dengan melapisinya menggunakan suatu lapisan berpigmen maupun tidak berwarna (pernis). Cat dapat digunakan pada hampir semua jenis objek, antara lain untuk menghasilkan karya seni (oleh pelukis untuk membuat lukisan), salutan industri (industrial coating), bantuan pengemudi (marka jalan), atau pelindung (untuk mencegah korosi atau kerusakan oleh air) Secara umum, bahan baku cat terdiri dari 4 bagian, yaitu: A. Binder (resin) Komponen pokok dalam cat yang berfungsi sebagai bahan perekat yang akan merekatkan lapisan cat pada media, bahan binder juga berperan membangun karakteristik lapisan cat atau coating. Binder akan membentuk lapisan film ketika cat tersebut mengering. Fungsi Binder adalah • Menentukan Kualitas / jenis Cat − 100% full Akrilik − Special Akrilik − Akrilik Modifikasi • Mengikat Pigment & Extender menjadi lapisan film •