Rabu, 14 September 2011

Cara Membuat Bom Buku

ayo ayo ayo…. bikin bom buku… mumpungf masih anget dan lagi hot…

tolong admin tulisan ini ga usah di hapus ya wekekke…

bom ini adalah bom kejutan sedikit ilmiah hanya perlu tambahan usaha dna niat saja ya… tenang yang saya kasih tahu bukan bikin bom buat teror tapi bisa juga di jadikan bom teror kalo emang siap nanggung resikonya, ya… minimal jadi DPO polisi tambahannya jadi terkenall dan masuk tipi hehehhe… oke pertama perkenalan dulu

dalam perkenalan kita bikin kejutan dengan sulap kecil-kecilan dulu, yaitu kertas yang tiba-tiba terbakar sendiri tanpa disulut api, ya mirip-mirip sulap gitu lah… Rahasianya cuma Glyserin + PK. Kalau keduanya bersatu, bisa menimbulkan efek pembakaran. Sedikit saja (seujung sendok teh) keduanya saya oleskan ke koran lalu koran dilipat agar keduanya bersatu. Tak lama kemudian timbul efek pembakaran seperti suara korek yg dibakar “CoSSSS” gitu… hahah.,. dan kertas koran akan terbakar sendiri.,., bimsalabim abrakadabra…. wekekekek…

itu perkenalan pertamanya,,, main api dulu, tapi awas bisa terbakar, setelah bisa main api dengan dua bahan itu sekarang masuk tingkat lanjut, kita main ledakan.,. kali ini bikin api yang lebih indah yaitu kembang api,

kita kasih nama ini sebagai kembang (mawar) api -nama asal aja…

bahan:
- black powder
- benang
- alkohol

alat:
- mangkuk kecil,atau sejenisnya
- sendok kecil
- otak yg pnya perkiraan bagus(Recomended)

* pertama campur black powder ama alkohol di mangkuk,trus diaduk(jgn kekentelan, jgn keenceran, makanya diperkirakan)

* klo udh masukin benang sekitar 10cm ke dlm mangkuk tadi(kasih sekitar 2 cm buat tempat megang, jadi jangan kena black powdernya).

* tunggu/aduk-aduk sampe benang tadi nyerap campuran alkohol ama black powdernya.

* terakhir, keluarin benang dari mangkuk, trus keringin dgn cara digantung vertikal ke bawah. klo udah kering, bakar ujungnya tinggal tonton dah.

-kembang api ini di jamin ga kalah sama kembang api pretelan yang sering ada waktu imlek atau lebaran-

oke, sudah bisa bikin kembang api? bisa dong masa ga bisa… kl yg kaya gini anak SMP juga bisa, kl tadi bikin sulap api ajaib oleh anak SD juga bisa… nah yg ini kelas SMP lah.,., oke kita naik kelas ke kelas SMA, kita bikin bom kaleng, bukan surat kaleng lho.. bom kaleng…

kita kasih nama percobaan ini ledakan kaleng kosong -nama asal lagi-

Bahan yang diperlukan:
- toples/tempat bekas selai(kaca)
- penggiling kopi, klo gag ada boleh pake mortar dan lumpang, klo gag ada jg pake palu dan mangkuk.
- 4 kepingan logam/coin,lebih berat lebih bgus .pake kelereng juga bisa

cara membuat:
- pertama tuangin 70 gr sulfur ke coffe grinder,klo g ad boleh ditumbuk pake mortar ama lumpang ato terserahlah mo pake apaan,yg penting bsa jadi halus. trus klo udh halus tuangin ke toples
- yang kedua,masukin beberapa arang ke coffee grinder/tumbuk aja secara manual. klo udh halus,campur sama 12 gr sulfur. trus tumbuk lagi ampe halus. udah gitu masukin campuran arang sama sulfur tadi ke dalam toples yg tadi. masukin kelereng/coin ke toples. terus tutup rapat-rapat toplesnya,kocok dah. klo udah keluarin kelereng.

hati-hati ledakan lumayan gede jangan sampe terjadi kehancuran di muka anda

agak rumit dikit tapi bisa dong, oke.. sekarang kita naik kelas kelas Kuliah alias Mahasiswa, ini lumayam buat bomber hahaha.,., alias bisa bikin gosong yang buat kaya di film-film warkop…..

karena ini agak bahaya maka tidak disertakan cara pembuatannya oke oke oke.,.,.

syarat terjadinya pembakaran
1 : adanya bahan bakar
2 : adanya zat oksidator
Jadi itulah syarat dimana pembakaran dapat terjadi, jadi yg namanya bahan peledak itu pasti ada yg namanya fuel(bahan bakar) dan oksidator, tu wajib hukumnya kecuali bom nuklir muka iblis
contoh beberapa bahan peledak beserta komposisinya
black powder (bubuk mesiu) merupakan bahan peledak paling lemah
*fuel : serbuk arang atau batu bara, aluminium, belerang(katalisator)
*oksidator : kalium nitrat (KNO3),kalium klorat (KCLO3), kalium peclorat (KCLO4)
nitrocotton
*fuel : kapas (yaa kapas yg biasa dijual gituuu)
*oksidator : asam nitrat (HNO3)
Nitroglycerin
*fuel : glycerin (bahan campuran buat balsem gosok)
*oksidator : asam nitrat (HNO3)
(sebenarnya sih masih banyak contohnya tapi dah males nulisnya)
Dalam banyak kasus yg susah didapatkan itu adalah oksidatornya tapi beberapa justru tidak kita sadari ada disekitar kita…… nyengir
untuk bikin kalium klorat (KCLO3) dapat dengan memanaskan cairan pemutih(bayclin, sunklin, dll) dan dicampurkan dengan pupuk KCL atau dg cara mengelektrolilis KCL

klo asam nitrat silahkan beli sendiri di toko kimia

klo mau bikin bubuk mesiu yaa gampang tinggal campurin aja bahan2nya (perbandingan stoikiometrinya cari sendiri dong nnt klo tak kasih bisa bahaya walaupun saya dah pernah nyoba dan berhasil)

selain dari bubuk mesiu membuatnya relatif berbahaya karena kita sudah membuat senyawa baru bisa2 klo g setabil bisa meledak pas proses produksi malaikat

Klo msh penasaran yaa tanya aja mbahnya google
atau klo tertarik melihat proses pembuatan peledak bisa dilihat di youtube dg keyword : make nitroglycerin, make blackpowder, make tnt, dll
maap ya, nnt dikirain mau bikin teror bom mata muter
(Tulisan ini hanya untuk tujuan pengetahuan)

bagaimana bisa membuat bom buku?

bom buku sebenarnya hanya istilah saja, yaitu sebuah bom mini (ukuran kecil) mirip ledakan pada petasan, bisa cukup dengan black powder maupun potasium (biasanya buat bom ikan juga)kemuduian bom sederhana ini diracik secara kimia dan dirangkai dengan sedikit “rekayasa” elektronik, anak SMK juga bisa bikin pemicu seperti ini, jadi apa yang ada dalam bom buku itu jika diperhatikan ada dua unsur, semuanya sederhana, yaitu racikan kimia untuk bahan peledak dan rangkaian elekronik sederhana untuk pemicu, rangkaian elektronik ini sebagai daya bisa digunakan batrai HP, ini lebih efisien daripada batrai gelondongan yang gede hehehe….

setelah rangkaian kecil terbuat tinggal potong buku, masukan bom nya, ledakannya kecil, mirip petasan, cukup untuk melukai tangan, dan bisa lebih bahaya kalau di kasih paku atau gotri, satu catatan bom ini ga akan konslet dengan di basuh air. kenapa? jawabannya lihat aja bom ikan, apa meledak saat ditenggelamkan ke dasar laut?

fungsi rangkaian elektronik ini sebenarnya yaitu pengganti pematik untuk meledakan dan menimbulkan reaksi kimia. jadi mirip ledakan petasan. ya itu lumayan buat bikin teror., hehehhe….

saya tidak akan menjelaskan panjang karena bisa ditangkap polisi, wekekek kkkaaabbbooorrrr………… ampun pak densus pak gegana, saya cuma iseng aja.,.,. baebagi pengetahuan, ampun om admin tulisan saya jang di hapus ya.,.,.ya kalo ga boleh tayang tinggal di kasih tau, nanti di unpublish, semoga tulisan ini tidak melanggar peraturan ADART kompasiana…

catatan:

beberapa bahan seperti black powder bisa didapatkan di toko-toko kimia terdekat, beberapa bahan agak sulit didapatkan, karena pasca bom bali semua toko kimia mensyaratkan fotocopy KTP dan surat pengantar dari instansi (sekolah atau kampus atau perusahaan) untuk pembelian bahan-bahan berbahaya yang bisa menimbulkan ledakan. tapi masih ada toko kimia yang mempermudah pembelian bahan-bahan bahaya ini seperti cukup fotocopy KTP, rentan memang, tapi mari awasi bersama.

semua yang dibagikan ini hanya untuk tujuan pengetahuan, dan didapatkan dari diskusi di forumsains (raisuen, cakpradi,sisca)

catatan terakhir, mereka yang kuliah di elektronika jifabung dengan kimia serta pertambangan, dengan sedikit “proses kreatif” bisa membuat ledakan yang cukup besar. hehhe.,.,. ya saya yakin teman2 yang kuliah di jurusan itu tak akan menyalahgunakan pengetahuiannya untuk tujuan kriminal.

Rabu, 07 September 2011

Magnesium Dan Air: Reaksi Mekanisme, Dampak Lingkungan Dan Efek Kesehatan Bagi Anda

Magnesium hadir dalam air laut dalam jumlah sekitar 1300 ppm. Setelah natrium, Magnesium adalah kation yang paling umum ditemukan di lautan. Sungai berisi sekitar 4 ppm magnesium, ganggang laut 6000-20,000 ppm, dan tiram 1200 ppm.

Air minum Belanda mengandung antara 1 dan 5 mg magnesium per liter.
Magnesium dan logam alkali lainnya bertanggung jawab untuk kesadahan air. Air yang mengandung sejumlah besar ion alkali disebut air keras (hard water), dan air yang mengandung jumlah rendah ion ini disebut air lunak (water softening).

Dalam hal apa dan dalam bentuk apa bahwa magnesium bereaksi dengan air?

Logam Magnesium tidak terpengaruh oleh air pada suhu kamar. Magnesium umumnya adalah elemen lambat bereaksi, tetapi meningkatkan reaktivitas dengan kadar oksigen. Selanjutnya, magnesium bereaksi dengan uap air untuk magnesium hidroksida dan gas hidrogen:

Mg (s) + 2H 2 O (g) -> Mg (OH) 2 (aq) + H 2 (g)

Kebakaran Magenesium tidak bisa dipadamkan oleh air. Magnesium terus menyala setelah oksigen habis.
Magnesium jika dipadamkan dengan air, maka akan bereaksi agresif dengan gas hidrogen.Untuk mencegah kerusakan, api magnesium harus tertutup pasir.

Mengapa magnesium hadir dalam air?

Sejumlah besar mineral mengandung magnesium, misalnya untuk dolomit (kalsium magnesium karbonat; CaMg (CO 3) 2) dan magnesit (magnesium karbonat; MgCO 3). Magnesium dicuci dari batuan dan kemudian berakhir di air.
Magnesium memiliki berbagai tujuan dan akibatnya mungkin berakhir di air dengan berbagai cara. Industri kimia menambahkan magnesium untuk plastik dan bahan lainnya sebagai tindakan proteksi kebakaran atau pengisi.Hal ini juga berakhir di lingkungan dari aplikasi pupuk dan dari pakan ternak. Magnesium sulfat diterapkan di pabrik bir, dan magnesium hidroksida diterapkan sebagai flokulan di pabrik pengolahan air limbah. Magnesium juga merupakan pencahar ringan. Paduan magnesium diterapkan di badan mobil dan pesawat.
Selama Perang Dunia II magnesium diterapkan dalam bom api, menyebabkan kebakaran besar di kota-kota.Perkembangan ini bom memperkenalkan metode untuk mengekstrak magnesium dari air laut.


Apa efek lingkungan dari magnesium dalam air?

Magnesium merupakan mineral diet untuk setiap organisme, tetapi serangga. Ini adalah atom pusat dari molekul klorofil, dan karena itu merupakan persyaratan untuk fotosintesis tanaman. Magnesium tidak hanya dapat ditemukan dalam air laut, tetapi juga di sungai dan air hujan, menyebabkan ia alami menyebar ke seluruh lingkungan.
Tiga isotop magnesium terjadi secara alami, yang semuanya stabil dan karenanya tidak radioaktif. Ada juga delapan isotop stabil.
Pedoman untuk konten magnesium dalam air minum tidak mungkin, karena efek negatif kesehatan manusia dan hewan tidak diharapkan.

Masalah lingkungan secara tidak langsung yang disebabkan oleh magnesium dalam air, disebabkan dengan menerapkan pelembut . Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kekerasan sebagian disebabkan oleh magnesium. Kalsium dan magnesium ion (terutama kalsium) pengaruh negatif kekuatan pembersihan deterjen, karena bentuk ini hampir tidak larut garam dengan sabun. Akibatnya, sekitar 40% pelembut ditambahkan ke sabun. Ini digunakan untuk menjadi fosfat, namun ditemukan bahwa di mana hampir tidak biodegradable, dan menyebabkan eutrofikasi .

Hari ini, bahan kimia alternatif diterapkan, terutama agen kompleks seperti natrium sitrat, EDTA dan NTA, atau penukar ion seperti zeolit ​​A. zat tidak menyebabkan eutrofikasi dan tidak beracun.Nitriloacetic asam (NTA) dapat mutagenik, dan sulit untuk menghapus selama pemurnian air. Zeolit ​​A meningkatkan jumlah lumpur. Selain itu, agen kompleks lainnya seperti asam ethylenediaminetetraacetic (EDTA) memiliki keberanian untuk menghilangkan logam dari senyawa yang dinyatakan sulit untuk terurai. Logam berat mobile dapat berakhir dengan cara air, karena EDTA adalah sulit untuk menghapus dalam pabrik pemurnian air limbah. Berbeda dengan kalsium, magnesium tidak terikat untuk zeolit ​​dalam kondisi mencuci.
Kesadahan air mungkin berbeda per wilayah, sehingga menambahkan pelembut untuk deterjen tidak perlu bagi daerah yang hanya berisi air lunak. Di daerah yang berisi air keras dosis tinggi deterjen dapat diterapkan, dalam rangka untuk menambahkan lebih banyak pelembut. Hal ini menyebabkan zat lain dalam deterjen akan tertutup ke tinggi, sehingga menyulitkan proses pengolahan air limbah. Sebuah solusi untuk masalah ini adalah dosis senyawa yang berbeda dalam deterjen sendiri.


Apa dampak kesehatan dari magnesium dalam air?

Pada tubuh manusia mengandung sekitar 25 g magnesium, dimana 60% hadir dalam tulang dan 40% hadir dalam otot dan jaringan lain. Ini merupakan mineral makanan bagi manusia, salah satu unsur mikro yang bertanggung jawab untuk fungsi membran, transmisi saraf stimulan, kontraksi otot, konstruksi protein dan replikasi DNA.Magnesium adalah unsur dari banyak enzim. Magnesium dan kalsium sering melakukan fungsi yang sama dalam tubuh manusia dan umumnya antagonis.
Tidak ada kasus yang diketahui keracunan magnesium. Pada dosis besar magnesium oral dapat menyebabkan muntah dan diare. Dosis tinggi magnesium dalam obat-obatan dan suplemen makanan dapat menyebabkan berkurangnya otot, saraf, depresi dan perubahan kepribadian.
Seperti disebutkan sebelumnya, tidak biasa untuk memperkenalkan batas-batas hukum untuk magnesium dalam air minum, karena tidak ada bukti ilmiah toksisitas magnesium. Dalam senyawa lain, untuk asbes misalnya, magnesium mungkin berbahaya.

10 Reaksi Kimia Unik


Inilah ke 10 Reaksi Kimia yang paling menakjubkan yang pernah ada :

10. Reaksi Natrium (Na) dengan air (H2O) dalam gas Chlorine (Cl)
Natrium adalah unsur yang sangat reaktif dan mudah meledak. Jika dicampur dengan air, akan langsung menimbulkan ledakan. Dalam video di bawah ini reaksi Na dengan air dalam gas Cl menghasilkan cahaya kuning dan kalor yang tinggi.
videonya :





9. Reaksi Magnesium (Mg) dengan Es Kering (Dry Ice)
Magnesium sangat mudah terbakar dan apinya menyala sangat terang. Dalam video ini anda akan melihat Magnesium terbakar dalam Dry Ice (CO2 yang dibekukan).
Videonya :





8. Reaksi Kalium Klorat (KClO3) dengan Permen
Kalium Klorat biasa digunakan untuk disinfektan dan kembang api. Ketika Kalium Klorat dididihkan, apapun yang ditambahkan kedalamnya akan meledak seketika Lihat video berikut :





7. Efek Meissner
Ketika sebuah superkonduktor didinginkan hingga dibawah temperatur transisinya, maka sifatnya menjadi diamagnetik.
Video :





6. Penjenuhan Natrium Asetat
Natrium Asetat akan jenuh bila didinginkan atau dipanaskan. JIka ada kontak dengan objek lain maka terjadi pengkristalan.
Video :





5. Polimer Superabsorbent
Sebuah polimer yang mampu menyerap air dengan sangat cepat dan banyak. Disebut juga Hydrogel.
Video :





4. Sulfur Hexaflouride yang dapat membuat benda melayang
Sulfir Hexaflourode adalah gas yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak beracun. Selain dapat membuat benda melayang, menghirup gas ini akan menyebabkan suara anda menjadi sangat rendah (ngebass).
Video :





3. Superfluid Helium
Ketika Helium didinginkan hingga -271 derajat celcius, helium akan berubah menjadi Helium II yaitu sebuah Superfluid. Cairan tersebut sangat encer, bahkan dapat mengalir melawan gravitasi bumi! Check this out!
Video :





2. Reaksi Thermite dan Nitrogen Cair
Dalam video ini kita akan melihat bagaimana reaksi Thermite yang sangat eksplosif bisa diredam/didinginkan oleh Nitrogen Cair. Dahsyat !
Video :





1. Briggs-Rauscher Reaction (Reaksi Osilasi)
Reaksi ini disebut juga Reaksi Osilasi. Cairan yang tadinya tidak berwarna berubah warna menjadi warna kekuningan, kemudian tiba-tiba berubah menjadi biru tua, kemudian berubah lagi menjadi tidak berwarna. Proses berulang hingga kira2 10 kali, kemudian berakhir menjadi biru tua dengan bau iodine yang kuat. It's really awesome! Check this out!
Video :


KLASIFIKASI JENIS PENYEBAB KEBAKARAN

Ketika kebakaran terjadi kuasailah pada saat api tersebut masih kecil, semakin besar api semakin sulit memadamkannya. Tindakan yang cepat diperlukan agan pemadaman api dapat efektif dilakukan. Pengetahuan mengenai jenis alat pemadam api yang sesuai dengan material yang terbakar sangat diperlukan


Ketahuilah tempat pemadam api, perlengkapan pemadam api seperti selang air, selimut api, mencuci muka / mandi didalam daerah bekerja dimana anda bekerja, jangan pindahkan alat pencegahan/pemadam kebakaran dari daerah yang ditentukan tanpa persetujuan dari bagian Safety Personil kecuali untuk penanggulangan terhadap bahaya kebakaran.

Jangan meletakan benda yang menghalangi alat pemadam kebakaran.Pemadam api harus selalu tersedia jika diperlukan untuk pekerjaan panas. Laporkan segera ke petugas Safety jika terdapat kerusakan pada alat pemadam api.


PENYEBAB KEBAKARAN
Kebakaran dapat terjadi bila terdapat 3 hal sebagai berikut :
1. Terdapat bahan yang mudah terbakar baik berupa bahan padat cair atau gas ( kayu, kertas, textil, bensin, minyak,acetelin dll)
2. Terdapat suhu yang tinggi yang disebabkan oleh sumber panas seperti Sinar Matahari, Listrik (kortsluiting, panas energy mekanik (gesekan), Reaksi Kimia, Kompresi Udara
3. Terdapat Oksigen (02) yang cukup kandungannya. Makin besar kandungan oksigen dalam udara maka nyal api akan semakin besar. Pada kandungan oksigen kurang dari 12% tidak akan terjadi kebakaran. Dalam keadaan normal kandungan oksigen di udara 21%, cukup efektif untuk terjadinya kebakaran
Bila tiga unsur tersebut cukup tersedia maka kebakaran terjadi. Apabila salah satu dari 3 unsur tersebut tidak tersedia dalam jumlah yang cukup maka tidak mungkin terjadi kebakaran. Jadi api dapat dipadamkan dengan tiga cara yaitu :
a. Dengan menurunkan suhunya dibawah suhu kebakaran,
b. Menghilangkan zat asam
c. Menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar

PENGELOMPOKAN KEBAKARAN
Pengelompokkan kebakaran menurut peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04/MEN/1980 Bab I Pasal 2, ayat 1 mengkalisikasikan kebakaran menjadi 4 yaitu katagori A,B,C,D. Sedangkan National Fire Protection Association (NFPA) menetapkan 5 katagori jenis penyebab kebakaran, yaitu kelas A, B, C, D dan K. Bahkan beberapa Negara menetapkan tambahan klasikasi dengan kelas E.
Klasifikasi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kebakaran Klas A
Adalah kebakaran yang menyangkut benda-benda padat kecuali logam. Contoh : Kebakaran kayu, kertas, kain, plastik, dsb.
Alat/media pemadam yang tepat untuk memadamkan kebakaran klas ini adalah dengan : pasir, tanah/lumpur, tepung pemadam, foam (busa) dan air .
2. Kebakaran Klas B
Kebakaran bahan bakar cair atau gas yang mudah terbakar.
Contoh : Kerosine, solar, premium (bensin), LPG/LNG, minyak goreng.
Alat pemadam yang dapat dipergunakan pada kebakaran tersebut adalah Tepung pemadam (dry powder), busa (foam), air dalam bentuk spray/kabut yang halus.
3. Kebakaran Klas C
Kebakaran instalasi listrik bertegangan. Seperti : Breaker listrik dan alat rumah tangga lainnya yang menggunakan listrik.
Alat Pemadam yang dipergunakan adalah : Carbondioxyda (CO2), tepung kering (dry chemical). Dalam pemadaman ini dilarang menggunakan media air.
4. Kebakaran Klas D
Kebakaran pada benda-benda logam padat seperti : magnesum, alumunium, natrium, kalium, dsb.
Alat pemadam yang dipergunakan adalah : pasir halus dan kering, dry powder khusus.
5. Kebakaran Klas K
kebakaran yang disebabkan oleh bahan akibat konsentrasi lemak yang tinggi. Kebakaran jenis ini banyak terjadi di dapur. Api yang timbul didapur dapat dikategorikan pada api Klas B.
6. Kebakaran kelas E
Kebakaran yang disebabkan oleh adanya hubungan arus pendek pada peralatan elektronik. Alat pemadam yang bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran jenis ini dapat juga menggunakan tepung kimia kering (dry powder), akan tetapi memiliki resiko kerusakan peralatan elektronik, karena dry powder mempunyai sifat lengket. Lebih cocok menggunakan pemadam api berbahan clean agent

Penting untuk mengetahui pengelompokan kebakaran ini agar kita dapat menentukan alat pemadam api apa yang digunakan. Bila pemadam api yang kita gunakan salah maka upaya pemadaman api akan mengalami kegagalan
Contoh : Kebakaran Klas C (listrik) jangan dipadamkan dengan alat pemadam jenis cair, seperti : air/busa, maka si pemadam itu sendiri akan terkena aliran listrik, karena air/busa adalah penghantar listrik.

Kalium

Sejarah

(Inggris, potasium; Latin, kalium, Arab, qali, alkali). Ditemukan oleh Davy pada tahun 1807, yang mendapatkannya dari caustic potash (KOH). Ini logam pertama yang diisolasi melalui elektrolisis. Dalam bahasa Inggris, unsur ini disebut potassium.

Sumber
Logam ini merupakan logam ketujuh paling banyak dan terkandung sebanyak 2.4% (berat) di dalam kerak bumi. Kebanyakan mineral kalium tidak terlarut dalam air dan unsur kalium sangat sulit diambil dari mineral-mineral tersebut.

Mineral-mineral tertentu, seperti sylvite, carnalite, langbeinite, dan polyhalite ditemukan di danau purba dan dasar laut yang membentuk deposit dimana kalium dan garam-garamnya dengan mudah dapat diambil. Kalium ditambang di Jerman, negara bagian-negara bagian New Mexico, California, dan Utah. Deposit besar yang ditemukan pada kedalaman 3000 kaki di Saskatchewan, Kanada diharapkan menjadi tambang penting di tahun-tahun depan.

Kalium juga ditemukan di samudra, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit ketimbang natrium.

Produksi
Kalium tidak ditemukan tersendiri di alam, tetapi diambil melalui proses elektrolisis hidroksida. Metoda panas juga lazim digunakan untuk memproduksi kalium dari senyawa-senyawa kalium dengan CaC2, C, Si, atau Na.

Kegunaan
Permintaan terbanyak untuk kalium adalah untuk pupuk. Kalium merupakan bahan penting untuk pertumbuhan tanaman dan ditemukan di banyak tanah. Campuran logam natrium dan kalium (NaK) digunakan sebagai media perpindahan panas. Banyak garam-garam kalium seperti hidroksida, nitrat, karbonat, klorida, klorat, bromida, ioda, sianida, sulfat, kromat dan dikromat sangat penting untuk banyak kegunaan.

Sifat-sifat
Unsur ini sangat reaktif dan yang paling elektropositif di antara logam-logam. Kecuali litium, kalium juga logam yang sangat ringan. Kalium sangat lunak, dan mudah dipotong dengan pisau dan tampak keperak-perakan pada permukaan barunya. Elemen ini cepat sekali teroksida dengan udara dan harus disimpan dalam kerosene (minyak tanah). Seperti halnya dengan logam-logam lain dalam grup alkali, kalium mendekomposisi air dan menghasilkan gas hidrogen. Unsur ini juga mudah terbakar pada air. Kalium dan garam-garamnya memberikan warna ungu pada lidah api.

Isotop
17 isotop kalium telah diketahui. Kalium normal mengandung 3 isotop, yang satu pada 40 derajat Kelvin (.0118%) merupakan isotop radioaktif dengan paruh waktu 1.28 x 109 tahun.

Penanganan
Radioaktivitas yang ada pada kalium tidak terlalu berbahaya.

Selasa, 06 September 2011

My Logo Deathbook Code

@namespace url(http://www.w3.org/1999/xhtml);

@-moz-document domain("facebook.com") {#pageLogo a{
top: 4px !important;
left: 10px !important;
width: 100px !important;
height: 32px !important;
background: url('http://2.bp.blogspot.com/-ROwwJ_ZmqtM/TmYeoDt9cyI/AAAAAAAAAHQ/nCvIF99eT4w/s1600/deathbookpassive2.png') top left no-repeat !important;
margin-left: 0px !important;
margin-top: -2px !important;
}


#pageLogo a:hover{
top: 4px !important;
left: 10px !important;
width: 100px !important;
height: 32px !important;
background: url('http://3.bp.blogspot.com/-fPU8DAe5QuQ/TmYeuCamwCI/AAAAAAAAAHY/i_t8pZFNfwE/s1600/deathbookactive2.png') top left no-repeat !important;
margin-left: 0px !important;
margin-top: -2px !important;

}


}

My Right Column Code

@namespace url(http://www.w3.org/1999/xhtml);

@-moz-document domain("facebook.com") {

#rightCol,
.hasRightCol #rightCol,
.hasLeftCol #rightCol,
.home #rightCol,.UIStandardFrame_Content
{
background: rgba(255,255,255,0.2) !important;
-moz-background-clip: padding !important;
border: 0px solid transparent !important;
-moz-border-bottom-colors: rgba(0,0,0,.0) #f5f8fa rgba(255,255,255,0) rgba(255,255,255,0) rgba(255,255,255,0) rgba(255,255,255,0) !important;
-moz-border-left-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-right-colors: rgba(0,0,0,.62) #e3e7ea rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-top-colors: rgba(0,0,0,0) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-radius: 3px !important;
margin-top: 0px !important;

}




#leftCol,
.hasLeftCol #leftCol,
.home #leftCol
{
background: url('http://img.facebookskin.com/aero.png') center !important;
-moz-background-clip: padding !important;
border: 3px solid transparent !important;
-moz-border-bottom-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-left-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-right-colors: rgba(0,0,0,.62) #e3e7ea rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-top-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-radius: 3px !important;
margin-left: -10px !important;
margin-top: 5px !important;
width: 179px!important;
}
.uiCloseButton,.fbEmuHide .thex
{
height: 14px !important;
width: 14px !important;
background: url('http://img.facebookskin.com/x.png') center center no-repeat !important;
}


}

My Main Column code

@namespace url(http://www.w3.org/1999/xhtml);

@-moz-document domain("facebook.com") {

body{
/*background: url("http://1.bp.blogspot.com/-EgfSlBBEyjQ/TmTKxnYsReI/AAAAAAAAAGg/tLV-6VcoWUA/s1600/Dean.jpg") #000 repeat-x !important;*/
background: url("http://1.bp.blogspot.com/-EgfSlBBEyjQ/TmTKxnYsReI/AAAAAAAAAGg/tLV-6VcoWUA/s1600/Dean.jpg") #000000 top center fixed !important;
}

#contentCol,.profile .right_column_container
{
background: rgba(255,255,255,0.2) !important;
-moz-background-clip: padding !important;
border: 0px solid transparent !important;
-moz-border-bottom-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-left-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-right-colors: rgba(0,0,0,.62) #e3e7ea rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-top-colors: rgba(0,0,0,.62) #f5f8fa rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) rgba(255,255,255,0.3) !important;
-moz-border-radius: 6px !important;
margin-top: 10px !important;
}



#headerArea
{
margin-bottom:10px!important;
}
.UIComposer_AttachmentPrompt
{
margin-left:60px!important;
}
.uiComposerAttachments
{

background: url('http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/68/Solid_black.png') center repeat-x !important;
}

Deathbook logo







Deathbook

iseng" iseng bikin deathbook coz bosen liat facebook mulu hahahaha